Rabu, 11 Juni 2014

Membuka Bisnis di TAIWAN #2 - MVNO & Content


Seperti yang diuraikan di artikel sebelumnya, Membuka Bisnis REMITTANSI TAIWAN #1, Perencanaan dan On Desk Orientation (sebelum berangkat ke negara tujuan) sudah dilakukan untuk Kategori COMMERCE yaitu Project REMITTANSI, begitupun untuk Project kelayakan untuk COMMUNICATION yaitu MVNO dan  juga CONTENT apakah dapat juga dikembangkan di TAIWAN??

Berita Gembiranya.... pada akhirnya...
Dua Project, yang team kami tangani ini....mendapat Respon dan Hasil di luar dugaan, berkat kerja keras, usaha dan DOA Semua yang terlibat,  setelah 3 Bulan berlangsung.... akhirnya satu MoU disepakati, dan satu lagi MoU, dalam PROSES, karena tersisa masalah Redaksi MoU Perbedaan Bahasa .... haha... bayangkan saja, MoU dalam bentuk Bahasa China/Mandarin, waduhhhh.............. tentu saja,  kami perlu Konsultasi Legal .... tapi inshaAllah bukan kendala serius....

....bila tidak ada Aral melintang......Bulan Agustus 2014 ini, disaat Kemerdekaan RI thn 2014 ini, maka MVNO-CONTENT dan REMITTANCE dari INDONESIA, akan segera BERKIBAR di NEGERI FORMOSA, negeri TAIWAN....semoga, dan Mohon doanya...

Segera, bila tidak aral Melintang..... Kami akan mendampingi Masyarakat Indonesia yang berada di negeri TAIWAN, ada Pelajar, ada Para Pahlawan DEVISA kita,   BMI - Buruh Migrant Indonesia, para Wisatawan, dan para pegawai lainnya disana..... bahkan masyarakat Taiwan juga...... kami akan hadir, bersama anda semua.....


oke, kita lanjut dulu ya.... cerita mengenai membuka bisnis ini...kali ini, Project KEDUA, yaitu MVNO dan CONTENT.

Uraian untuk MVNO dan CONTENT ini, dijadikan SATU project sekaligus, karena kedekatan karakteristik dan kesamaan ekosistem yang terlibat,  ...... berikut uraiannya....

:: Apa itu MVNO?
Mobile Virtual Network Operation (MVNO) adalah penyelenggara jasa pelayanan telekomunikasi bergerak (Seluler atau FWA) dalam bentuk suara dan data, dimana penyelenggara tersebut tidak memiliki izin atas spekrum frekuensi atau lisensi jaringan akses. Dalam menjalankan usahanya, penyelenggara hanya melakukan kerjasama dengan Mobile Network Operator (MNO) yang memiliki alokasi spectrum frekuensi serta lisensi jaringan akses yang sudah ada.

Kalau melihat Industri Telekomunikasi di Indonesia, saat ini telah mengalami kemajuan luar biasa, bahkan masuk ke dalam Kompetisi luar biasa, cenderung berdarah-darah atau RED OCEAN, namun menjadi baik bagi Konsumen karena akan terjadi kompetisi selain harga, terpenting adalah Kualitas.

Dari sudut teknologi, EVOLUSI terjadi dari NARROWBAND ke BROADBAND, dari tradisional menuju Next Generation Network, sedangkan dari sudut bisnis layanan menuju ke layanan data. Kalau di INDONESIA, Sampai saat ini, jumlah Penyelenggara jaringan Telekomunikasi di Indonesia mencapai 12 Operator (terbanyak di Asia) yaitu 8 Operator Seluler (Telkomsel, Indosat, XL, NTS, HCPT, Smart, Mobile 8, STI), 4 Operator FWA (Bakrie Telecom, Telkom Flexi, Mobile 8, StarOne) dan 2 Operator PSTN (Telkom, BBT). Bagaimana dengan TAIWAN, nanti diuraikan dibawah ini....

Pada Artikel ini tidak masuk pada strategi Bisnis jenis apa yang akan dilakukan, tetapi lebih kepada mengenali kemungkinan berbisnis terlebih dahulu, apakah MVNO ini layak dikembangkan di TAIWAN atau tidak.

:: CONTENT OTT

Content aplikasi, lebih akrabnya dipanggil dengan nama OTT atau Over The Top..... apa itu OTT?

Persaingan terjadi bukan hanya antar sesama Telco, namun yang lebih menyulitkan adalah dari para digital players atau penyedia layanan over-the-top (OTT) yang sebelumnya barangkali hanya bermain sebagai KOMPLEMENTER. Over-the-top (OTT) adalah layanan yang disediakan di atas infrastruktur Telco. Para pemain OTT semakin dominan posisinya di mata pelanggan saat ini karena dapat menyediakan berbagai layanan online yang menarik, murah atau bahkan gratis seperti VoIP, peer-to-peer, social networking, e-mail, instant messaging, blogs, forums, dan multimedia entertainment.

Semua layanan online tersebut tentunya dijalankan di atas broadband internet yang disediakan oleh siapa lagi kalau bukan Perusahaan Telco. Bahkan CEO Perusahaan Telekomunikasi terbesar, PT Telkom menyampaikan,  telco yang tidak mentransformasikan bisnisnya dan bertahan dibisnis “T”, tidak lebih dari sekedar operator “dumb pipe” belaka yang segera menjadi komoditas.

Bila kita Cek investigasi karakter bisnis-nya...
Apa yang akrab dengan dunia Telkomunikasi saat ini?  orientasinya "SERVICE-CENTRIC", seperti mengendalikan Perangkat Telekomunikasi, Mengendalikan atau memiliki Infrastruktur Akses sendiri, Menciptakan Layanan,  issuenya adalah "NETWORK ROAMING" atau COVERAGE.

Sedangkan OTT,  Berorientasi pada Pengalaman atau "EXPERIENCE CENTRIC" banyak pada kombinasi perangkat, akses dan layanan yang didukung dalam satu ekosistem lengkap...., OTT lebih kepada issue "EXPERIENCE ROAMING".....dan dunia OTT adalah dunia yang pasting "melanggar batas wilayah" atau dunia tanpa batas.


Source: Internet Trends D11 Conference - Mary Meeker/Liang Wu

Mobile voice dan text messaging perlahan mengalami penurunan, data dan digital services diprediksi akan terus bertumbuh. Tidak cukup core strength dan capability semata, juga harus antisipatif dan inovatif dalam menciptakan model bisnis yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, khusunya bila mau bermain di Content ini. Disruptive Analysis menggambarkan seperti pada gambar dibawah ini.... yang  juga mengikutkan Teknologi di masa datang (LTE).



:: TAIWAN MARKET

Kalau begitu, bagaimana dengan prospek bisnis ini di TAIWAN ? Seperti biasa, suatu kajian tetap menggunakan banyak TOOLS Standar BUSINESS DEVELOPMENT.

Hasil penelitian di Taiwan dan Global Trend Internet, menunjukkan bahwa Penetrasi Internet di Taiwan mencapai 69%, padahal Rata-rata untuk ASIA PACIFIC saja hanya mencapai 58%. Menunjukkan, bahwa dengan Populasi 23,4 jt  Penduduk, Populasi Internetnya mencapai 16,1 jt penduduk.

Dukungan data lain,    dengan Total GDP US$ $ 473.97 billion, dengan Internet Market Potential     (GDP*User/Million) mencapai  US$ 560,405 setara dengan Rp  6,444,657,500 dan Average CPC (Cost per Click) in lead Gen $ 0.38 Setara  Rp 4,370 (data diambil mvfglobal diambil bulan april 2014). 

Industrial Development Bureau Director-General Shen Jung-chin mengatakan, ternyata untuk Value of Digital Content Industry per tahunnya : tahun 2011 tumbuh 14.89%, dan terus tumbuh hingga tahun  2013 dan diperkirakan mencapai Output value NT $ 780.0 Billion atau setara dengan Rp 296 Triliun....Wooowww.

Terbayang gak, TAIWAN yang besarnya tidak lebih dari Propinsi Jawa Barat saja, punya potensi sedemikian besarnya..... kalau kita breakdown Komposisi Revenue Content dari AT. Kearney  dengan mengambil data Output Value Thn 2013, maka bisa didapat POTENSI untuk negeri TAIWAN sbb :
 Music/Video (6%)  setara  Rp 17,7 T ,  Search Directory (34%)  setara  Rp 100,7 T, VOD dan IPTV (7%)  setara  Rp 20,7 T,  Communication (4%)  setara  Rp 11,8 T,  Gaming (12%) setara  Rp 35,5 T.

So....Seperti umumnya yang terjadi di dunia, melihat kenyataan dan prediksi .... Apa saja (Produk/layanan) yang terjadi dimasa lalu tidak akan terjadi (tidak ada) di masa datang??... maka, harus berani menerima, bahwa kenyataan di masa datang VOICE Telepony dan MESSAGES adalah pelengkap OTT, karena hal utama adalah CONTENT APPS...... nahh kan?

Lanjutt lagi broo....

:: KOMPETISI di TAIWAN

Melakukan penelusuran Market Telco, Operator Telco dan pemain Content di Taiwan, menunjukkan Persaingan sangat Ketat, ditambah Over Protective-nya Regulasi di Taiwan, menambah BARRIER untuk masuk ke Negeri Formosa ini.

Bila memang kondisi seperti diatas, dan kita menyadari bahwa berangkat ke TAIWAN ini berbasis Pengalaman Telekomunikasi, maka pertanyaannya, Bagaimana telcos dapat memenuhi tantangan layanan OTT? jawabannya seperti nasihat para Jenderal Perang.........  "Jika Anda tidak dapat mengalahkan mereka, bergabunglah dengan mereka ....."

mari kita lihat para pemain utamanya......

Beberapa pemain di TAIWAN untuk MNO saja....ada 6 Pemain...yaitu :
- Chunghwa Telecom, GSM/GPRS/EDGE-900/1800, 2100 MHz UMTS, HSPA, HSPA+ ,
- FarEasTone, GSM-900/1800, 2100 MHz UMTS, WiMAX(South Region only),
- Taiwan Mobile, GSM-900/1800, 2100 MHz UMTS, HSPA,
- APT – Asia Pacific Telecom/A+ CdmaOne, CDMA2000 EV-DO Rev.B,
- VIBO, 2100 MHz UMTS,
- FITEL, PHS, WiMAX(North Region only).

ditambah operator WIFI lainnya...yaitu :
- Global Mobile Corporation/G1 WiMAX(North Region only)
- VMAX WiMAX(North Region only)
- Tatung Infocom WiMAX(South Region only)
- Vee Telecom WiMAX(South Region only)

ditambah lagi puluhan, bahkankami mencatat, bisa ratusan perusahaan yang bergerak di Software dan Aplikasi untuk mendukung para MNO ini....

:: PELUANG BISNIS

Kemudian, apakah MVNO dan CONTENT akan tetap diluncurkan disini, apakah keduanya akan digabungkan atau dilakukan terpisah, atau kita pilih salah satu saja??  itulah yang menjadi FOCUS.

Sebagaimana memulai bisnis dimanapun, apalagi di Luar Negeri, Team kami mendatangi seluruh EKOSISTEM yang ada dalam bisnis MVNO maupun CONTENT, kita memastikan seluruh ekosistem ini aman dan kondusif untuk linkungan bisbis di TAIWAN. Misi pertama adalah memperkenalkan sekaligus menjajaki kerja sama untuk bersama-sama menumbuhkan bisnis.

Banyak yang perlu kami pastikan :
REGULATOR, 
CHANNEL,
Para MNO, 
Konsumen, 
Para Provider Aplikasi serta
KEY Partner Lainnya,

Kami datangi semua untuk memastikan dukungan dan hal sensitif lainnya, apalagi karakter negara yang jauh berbeda ini.

Hampir setiap hari secara Marathon agenda meeting tiada henti, pulang dibuat Minute of Meeting, sekaligus Evaluasi untuk Action Plan.

Bila mau masuk ke dalam bisnis ini, Gebrakan awal, bisa dimulai dari Pasar BMI seperti yang dijelaskan pada artikel Membuka Bisnis di TAIWAN #1, karena peluangnya ada dan kapabilitas internal perusahaan kami TELKOM memungkinkan untuk itu. Sudah pasti segala Strategi Marketing mulai diberlakukan menarik, mengingat posisi kami ini sebagai CHALLENGER, penantang pasar.

Bila akan dikombinaasi dengan MVNO, walaupun  bisnis VOICE/TEXT ini tidak begitu menarik lagi seperti uraian diatas, tetapi, Bisnis CONTENT, yang disertai Sistem payment dan ID number pelanggan sebagai identitas, maka akan sangat bermanfaat di kemudian hari, dan so pasti, memerlukan MVNO-nya juga.......

Menarik Bukan????
jadi, perjalanan Business Development kami berlanjut di negeri Taiwan ini........

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Atas kunjungan dan Komentar, saya mengucapkan Terima kasih, semoga bermanfaat, dapat memupuk pikiran positif & selalu dapat mensyukuri Nikmat Allah swt ..., ..Aamiin yra.

Salam,
Hendrawan