Minggu, 21 September 2008

Motivasi Leadership

Saya ulas apa kata Mario Teguh dalam Metro TV, 21 Sep 2008.

Leadership is not a position, but Leadership is an action.

Introspeksi dibutuhkan dan perlu didalami terutama bagi kita semua, apalagi yg saat ini sedang memangku jabatan, Apakah kita sudah menjadi seorang Pemimpin atau belum?, karena Pemimpin bukanlah karena posisi, dan setiap orang punya peluang yang sama untuk menjadi seorang pemimpin, paling tidak untuk dirinya sendiri.

Perlu dipertanyakan bila sesorang menginginkan suatu jabatan dengan cara membayar, karena dia akan mengambil bayaran yang dia keluarkan disaat dia sudah mendapatkan posisinya.

dan....
seorang pemimpin berhasil bila dapat membawa bawahan serta orang disekitarnya mengerjakan sesuatu, dan menghasilkan sesuatu yang lebih dibanding biasanya....

There is always a superwoman behind a superman

Apakah Anda para suami termasuk Kategori, "suami-suami takut istri"??
Selamat!! karena kenyataan itu ternyata baik, selama :
Anda para suami takut kalau istrinya tidak bisa makan yang bergizi
Anda takut bila istri anda tidak bisa menyekolahkan anak-anaknya dengan baik..
Anda takut istri, anak-anak anda tidak mendapatkan yang layak untuk tidur, bepergian, kesehatan, pengobatan dll.

bukankah, Setiap laki-laki yang super (sukses), pasti berdiri di belakangnya seorang wanita yang super, entah itu istrinya, ibunya, anak perempuannya....??
maka muliakanlah istri/suamimu, dan kemuliaan itu akan kembali kepada dirimu...


Pergunakannlah kedua tanganmu, dan kita lihat apa yg terjadi!!

Orang sering mengatakan ahh.....Semua ini teori..... yaaa benar
maka dari itu praktekkanlah......so just do it!!!
lakukanlah sekarang juga, berikan yang terbaik yg bisa anda berikan, dan jangan lupa untuk selalu siap memaafkan orang lain.
dan Perhatikanlah...Apa yang akan terjadi...

Salam sukses,

Minggu, 07 September 2008

Kantor yang Menyebalkan

Pernahkan anda merasa jenuh, atau bosan bahkan kantor anda merasa menyebalkan ??

Dalam Business Week, bulan Sep 2008, Rainn Wilson mengemukakan tentang pekerjaan dan suasana kantor yang menyebalkan, komentarnya antara lain :
Robot2 kantor yang menganggap merekalah yang paling penting: itu akibat terlalu lama stress dalam lampu neon (TL) di kantor.. itu sebuah penyiksaan. mereka harusnya menangkap tawanan perang dan menghukumnya dengan bekerja 60 jam seminggu



ada lagi komentar pegawai, tentang Keseimbangan bekerja dan kehidupan:
Saya tak pernah pulang dan saya akan bertemu anak saya saat ia menginjak pubertas. hehe... hal seperti ini harusnya kita bisa menetapkan satu hari sakral dalam satu minggu, tidak boleh ada rencana yang dapat mengganggu utk hari keluarga.


Bahkan dalam buku ini menyarankan, utk mereka yg kesulitan dam karir impian mereka : belilah rumah di arizona phoenix (barangkali daerah yang menyejukkan), ada perbedaan antara menjalani impian anda dengan hidup dalam kemunafikan, karena Anda harus paham kemana alam semesta menyuruh anda pergi.



Ketegangan antar generasi..
Permaslahan, para senior yang merasa ingin dihormati dan disegani...
Menangani ketegangan antar generasi ini, para senior sangat disegani, membuat mereka akhirnya dipanggang dan dilahap oleh yang muda.

Permasalahan yang dihadapi diatas tentu saja sangat tergantung bagaimana seorang Leader dapat menciptakan suasana kantor menjadi menarik...


Dalam cara pandang manajemen sekaliber Jim Collins, dalam bukunya Good to Great (G2G) - baik menuju hebat, menarik untuk dijadikan referensi :

konsep besar dalam buku G2G adalah : siapa yg pertama dan terpenting dalam perusahaan adalah mendapatkan orang yg tepat didalam bus.
Lalu bagaimana bagi para penghuni ruang petak di kantor yang tdk bisa mengganti bossnya??

gagasan anngota dewan direksi menjadi hal penting... begitu ujar Jim..

Para Pemimpin menjadi bersikap seperti socrates, dengan bertanya mereka mendapatkan kenyataan yang brutal, tetapi sekaligus banyak pengertian dan gagasan.

Lihatlah pada Pimpinan level 5 menurut Jim, Seorang pemimpin yang sudah mencapai taraf ini, akan selalu menyeimbangkan kegiatannya dalam bekerja, keluarga dan sosial, dengan kata lain ada keseimbangan hidup.

Nasihat Atasan saya selalu terngiang dalam telinga saya (saat ini beliau sudah menjadi salah satu Direksi di perusahaan kami), ketika suatu waktu beliau datang ke kantor dimana saat itu saya dipercaya memimpin kantor tsb., beliau mengatakan Tetaplah untuk Ambisius dan selalu rendah Hati.
Luar biasa!!! dan dalam Islam, Nabi Muhammad saw. bersabda, Gapailah duniamu seolah-olah kamu akan hidup 1000 thn lagi, dan Beribadahlah kamu, seolah-olah akan mati besok. bukankah memiliki substansi yang sama?? ini berarti pada tahapan dimana seorang leader mencapai titik tertentu, semuanya akan mengarah kesatu titik....

dan..karenanya...sebagai pegawai...tetaplah untuk menggapai impian dan selalu siap untuk tantangan...utamanya problem dunia kerja, masih kata Jim Collins, kita harus berani mencoba tantangan kerja yang lebih sulit dan mau melakukan "extra miles", karena mereka yg dilirik petinggi organisasi adalah orang2 yang mau menerima tantangan, hmmm any comment?

Salam,
H1

Manajemen emosi: Membagi Program Kesenangan Sesaat

Banyak permasalahan yang dihadapai para pegawai...
Keluarganya, Rumah, cicilan kredit, lingkungan, masalah kantor dan masalah lain yang mungkin dihadapinya...akan membuat atau menularkan suasana menjadi tidak enak baik di kantor maupun dalam bersosialisasi...

Tidak ada tanda-tanda kenaikan gaji, pengeluaran jumlah pegawai tinggi, libur di rumah telah melebur dgn kantor, ini akan menjadi medan energi negatif di kantor, begitu kata Jeff Kaye, CEO Headhunter di dallas.

Kalu begitu, bagaimana agar menciptakan energi positif dapat timbul dalam lingkungan?